Rabu, 07 November 2012

Tumbuh Kembang Bayi Lambat

Diasuh Oleh: Dr Moh Ali Toha Assegaf, Penanggungjawab Rumah Sehat Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi. Dokter juga menjabat Direktur RSCM Jakarta. Praktik: Jl Limo Raya Ruko Griya Cinere II/No 3, Depok, Telp. 021-7547291


Pertanyaan
Assalammualaikum Wr.Wb.
Semoga Bapak Dokter selalu dalam lindungan Allah SWT.
Saya mau bertanya dok, anak saya usia 1 tahun 9 bulan, tapi kenapa dok belum bisa merangkak, duduk seperti anak-anak seusianya. Saya tanyakan dengan bidan katanya gak apa-apa, cuma agak lambat, sudah dikasih obat perangsang tulang yang dikasih bu bidan namun sampai saat ini masih lemas dok, saya dan istri khawatir ada apa-apa dok. Saya bingung, tetangga dilingkungan saya selalu menyarankan untuk dibawa ke dukun atau semacamnya. Tapi saya khawatir kepada perbuatan syirik dok. Jadi sekarang saya konsultasi dengan Bapak. Saya berharap dokter dapat memberikan pengobatan cara Nabi untuk anak saya. Atas jawabannya saya ucapkan terimakasih. Wassalammualaikum Wr.Wb.


Ardi – Medan
JAWABAN :
Wa’alaikum salam wr.wb.
Segala puji bagi Allah Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa, shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi besar Muhammad saw beserta keluarganya, dan semoga keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan Allah limpahkan kepada seluruh hamba-hamba-Nya yang menjalankan petunjuk Allah dan mengikuti sunnah rasul-Nya.
Aspek tumbuh kembang pada balita adalah aspek yang rumit namun perlu diwaspadai. Maksudnya adalah kadang-kadang pertumbuhan dan perkembangan anak yang satu dengan anak lainnya bisa berbeda karena dipengaruhi oleh aspek keturunan, pola hidup, kecukupan gizi dan faktor lainnya. Makanya tidak ada patokan yang pasti tentang tumbuh kembang anak ini normal atau tidak. Yang ada adalah perkiraan rata-rata pertumbuhan dan perkembangan yang disepakati oleh para ahli kesehatan. Semestinya anak berjalan dalam usia 12 bulan sampai 18 bulan, jika ini belum terjadi perlu diwaspadai apakah perkembangan kognitifnya (berfikir) juga terganggu? Perhatikan fokus matanya apakah tertarik dan bisa mengikuti benda yang bergerak? Bagaimana reaksinya jika dipanggil, apakah merespons atau tidak? jika kecerdasannya baik, kemampuan bicara juga berkembang baik maka kita perhatikan bentuk kaki, kemudian ukuran betis dibandingkan badan apakah proporsional, jika tidak proporsional kita harus curiga adanya gangguan/kelainan tertentu. Lalu perhatikan juga apakah gerakannya aktif dan merespons sekelilingnya? Apakah berat badannya normal? Apakah respons tangisnya wajar? jika semua baik maka kita sabar tunggu sampai maksimal 2 tahun insya Allah akan jalan. Namun, anjuran saya ini tidak berarti tidak perlu ke dokter. Saya anjurkan periksakan ke dokter untuk mendeteksi lebih awal jika ada gangguan tertentu. Disamping itu tentu perlu mengikuti saran hidup sehat baik untuk bayi maupun ibunya, apalagi jika si bayi masih minum ASI. Adapun saran lainnya adalah:
1.    Perhatikan kecukupan gizi dengan memberikan kecukupan protein secara selang-seling yaitu ikan, telur dan daging yang dilembutkan.
2.    Kecukupan kalsium bisa dipenuhi dari pemberian susu tambahan, teri untuk lauk makan, dan bisa dengan pemberian agar-agar. Ini semua untuk membantu pertumbuhan tulang yang normal.
3.    Berikan madu 1 X sehari @ 1 sendok makan, boleh dicampur makanan atau minumannya. Jika bosan boleh diseling dengan sari kurma 1 X sehari @ 1 sendok makan.
4.    Berikan ekstra jus tomat 1 X sehari dibuat dari 1 buah tomat ukuran sedang.
5.    Makanan yang lain mengikuti petunjuk kebutuhan gizi yang ada di buku posyandu, ini sebagai bentuk ikhtiar dari hasil penelitian para ahli kesehatan ibu dan anak.
6.    Setiap akan tidur malam lakukan pijatan sederhana pada telapak kaki dengan menggunakan minyak kayu putih lalu kenakan kaus kaki agar reaksi pijatan bertahan.
7.    Berdoalah kepada Allah SWT karena Allah akan menolong hamba-hambaNya yang berharap pertolonganNya dengan sepenuh hati.
8.    Keluarkan sedekah yang insya Allah dengan sedekah itu Allah memberikan pertolongan agar kita keluar dari kesempitan.
Demikianlah penjelasan dari saya, semoga ada manfaatnya, dan jika ini belum jelas atau belum memberi hasil seperti yang diharapkan maka silakan konsultasi kepada dokter yang terdekat, wallahu a’alamu bish shawaab, wassalamu’alaikum wr.wb.


Silakan di KLIK:
http://sabili.co.id/ya-rabbi/qurban-di-daerah-rawan-pemurtadan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar