Diasuh Oleh: Dr Moh Ali Toha Assegaf, Penanggungjawab Rumah Sehat
Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi. Dokter juga menjabat Direktur RSCM
Jakarta. Praktik: Jl Limo Raya Ruko Griya Cinere II/No 3, Depok, Telp.
021-7547291
Pertanyaan
Assalammualaikum Wr.Wb.
Semoga Bapak Dokter selalu dalam lindungan Allah SWT.
Saya mau bertanya dok, anak saya usia 1 tahun 9 bulan, tapi kenapa
dok belum bisa merangkak, duduk seperti anak-anak seusianya. Saya
tanyakan dengan bidan katanya gak apa-apa, cuma agak lambat, sudah
dikasih obat perangsang tulang yang dikasih bu bidan namun sampai saat
ini masih lemas dok, saya dan istri khawatir ada apa-apa dok. Saya
bingung, tetangga dilingkungan saya selalu menyarankan untuk dibawa ke
dukun atau semacamnya. Tapi saya khawatir kepada perbuatan syirik dok.
Jadi sekarang saya konsultasi dengan Bapak. Saya berharap dokter dapat
memberikan pengobatan cara Nabi untuk anak saya. Atas jawabannya saya
ucapkan terimakasih. Wassalammualaikum Wr.Wb.
Ardi – Medan
JAWABAN :
Wa’alaikum salam wr.wb.
Segala puji bagi Allah Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa, shalawat dan
salam atas junjungan kita Nabi besar Muhammad saw beserta keluarganya,
dan semoga keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan Allah limpahkan
kepada seluruh hamba-hamba-Nya yang menjalankan petunjuk Allah dan
mengikuti sunnah rasul-Nya.
Aspek tumbuh kembang pada balita adalah aspek yang rumit namun perlu
diwaspadai. Maksudnya adalah kadang-kadang pertumbuhan dan perkembangan
anak yang satu dengan anak lainnya bisa berbeda karena dipengaruhi oleh
aspek keturunan, pola hidup, kecukupan gizi dan faktor lainnya. Makanya
tidak ada patokan yang pasti tentang tumbuh kembang anak ini normal atau
tidak. Yang ada adalah perkiraan rata-rata pertumbuhan dan perkembangan
yang disepakati oleh para ahli kesehatan. Semestinya anak berjalan
dalam usia 12 bulan sampai 18 bulan, jika ini belum terjadi perlu
diwaspadai apakah perkembangan kognitifnya (berfikir) juga terganggu?
Perhatikan fokus matanya apakah tertarik dan bisa mengikuti benda yang
bergerak? Bagaimana reaksinya jika dipanggil, apakah merespons atau
tidak? jika kecerdasannya baik, kemampuan bicara juga berkembang baik
maka kita perhatikan bentuk kaki, kemudian ukuran betis dibandingkan
badan apakah proporsional, jika tidak proporsional kita harus curiga
adanya gangguan/kelainan tertentu. Lalu perhatikan juga apakah
gerakannya aktif dan merespons sekelilingnya? Apakah berat badannya
normal? Apakah respons tangisnya wajar? jika semua baik maka kita sabar
tunggu sampai maksimal 2 tahun insya Allah akan jalan. Namun, anjuran
saya ini tidak berarti tidak perlu ke dokter. Saya anjurkan periksakan
ke dokter untuk mendeteksi lebih awal jika ada gangguan tertentu.
Disamping itu tentu perlu mengikuti saran hidup sehat baik untuk bayi
maupun ibunya, apalagi jika si bayi masih minum ASI. Adapun saran
lainnya adalah:
1. Perhatikan kecukupan gizi dengan memberikan kecukupan protein
secara selang-seling yaitu ikan, telur dan daging yang dilembutkan.
2. Kecukupan kalsium bisa dipenuhi dari pemberian susu tambahan,
teri untuk lauk makan, dan bisa dengan pemberian agar-agar. Ini semua
untuk membantu pertumbuhan tulang yang normal.
3. Berikan madu 1 X sehari @ 1 sendok makan, boleh dicampur
makanan atau minumannya. Jika bosan boleh diseling dengan sari kurma 1 X
sehari @ 1 sendok makan.
4. Berikan ekstra jus tomat 1 X sehari dibuat dari 1 buah tomat ukuran sedang.
5. Makanan yang lain mengikuti petunjuk kebutuhan gizi yang ada di
buku posyandu, ini sebagai bentuk ikhtiar dari hasil penelitian para
ahli kesehatan ibu dan anak.
6. Setiap akan tidur malam lakukan pijatan sederhana pada telapak
kaki dengan menggunakan minyak kayu putih lalu kenakan kaus kaki agar
reaksi pijatan bertahan.
7. Berdoalah kepada Allah SWT karena Allah akan menolong hamba-hambaNya yang berharap pertolonganNya dengan sepenuh hati.
8. Keluarkan sedekah yang insya Allah dengan sedekah itu Allah memberikan pertolongan agar kita keluar dari kesempitan.
Demikianlah penjelasan dari saya, semoga ada manfaatnya, dan jika ini
belum jelas atau belum memberi hasil seperti yang diharapkan maka
silakan konsultasi kepada dokter yang terdekat, wallahu a’alamu bish
shawaab, wassalamu’alaikum wr.wb.
Silakan di KLIK:
http://sabili.co.id/ya-rabbi/qurban-di-daerah-rawan-pemurtadan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar