Rabu, 31 Oktober 2012

Frofil Kewirausahaan


MAKALAH BISNIS & KEWIRAUSAHAAN
“PROFILE PENGUSAHA YANG SUKSES SERTA SIKAP MENTALNYA”
PROFILE PENGUSAHA SUKSES WARUNG MAKAN BANYU BENING


     

            Nama                  : Bude Ninel
Tempat/tgl lahir    : Solo, 24 Juli 1978
Status                  : Menikah.
Pendidikan          : SD Sederajat.
Pekerjaan            : Wirausaha.
Alamat                : Jl. Air Dingin III, Marpoyan.
            Jumlah Anak       : 3 Orang.

Ada filosofi menarik dalam hidup bude Ninel. Pandangan itu ia peroleh dari ajaran kedua orang tuanya. Sedari kecil, bude Ninel dididik selalu berjiwa optimistis. Ia percaya, jika esok pasti akan lebih baik dari hari ini. Setiap kali ada masalah, pasti ada solusi. Setiap ada keinginan, pasti ada jalannya. .Karena itu, bude Nineli melihat semua masalah berdasarkan hari per hari. Menggelinding begitu saja. Dia hanya berprinsip tetap bisa semangat dan optimistis. Kalau sudah melihat jauh ke depan, tapi tak bisa mengikuti perubahan, akhirnya juga susah. Sebab, dunia usaha itu sangat dinamis, setiap detik selalu berubah.
Tidak cukup sampai di situ, untuk kehidupan pribadi, bude Ninel juga menyadari betapa pentingnya sisi spiritual bagi kehidupan yang dijalani. Dia sadar, spiritual menjadi dasar mental bagi setiap langkahnya. Apa yang didapatkan manusia saat ini adalah titipan. Bermula dari prinsip inilah, bude Ninel selalu berusaha memperlakukan semua yang telah didapatnya, baik dari segi bisnis maupun keluarga, merupakan suatu pelajaran bagi dirinya yang bersifat sementara.
Sikap dan mental yang tegas itu juga di aplikasikan kepada anak –anaknya. Hal tersebut terbukti dari segi kehidupan yang dijalani oleh anak-anak bude Ninel, sedari kecil sampai sekarang anak–anak bude Ninel bekerja dan sudah bisa hidup mandiri. Satiap pagi anak-anak bude Ninel selalu bangun jam 3 subuh, mereka kepasar untuk menjual daging sampai jam tujuh pagi, barulah anak –anak bude Ninel mandi dan bersiap-siap untuk pergi kesekolah. Didikan keras itu telah menjadikan anak-anak bude ninel menjadi tangguh dan bisa bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri.
Kerasnya didikan orang tua, menjadikan bude Ninel menjadi orang yang tangguh. Hal ini tidak selaras dengan apa yang selama ini dipikirkan dalam pikiran orang banyak, seorang anak perempuan yang tidak tamat sekolah dasar yang setiap harinya berjualan daging dipasar mampu memiliki usaha yang bagus dan memiliki omset yang cukup yang besar. Tetapi perjuangan untuk menjadi seperti itu tidak semudah yang dipikirkan, karena sebagai orang perantauan yang datang dari pulau jawa dan berada di tempat yang sama sekali tidak dikenal dan orang – orang baru. Tetapi dengan kegigihan, bude ninel bisa membuktikan hal tersebut, dengan usaha yang gigih bude Ninel bisa menikmati buah dari usahanya.

A.    Perjalanan pertama kali membangun usaha.
Usaha Warung Makan Banyu Bening pertama kali didirikan, sebenarnya sama sekali tidak ada terniat didalam hati bude Ninel atau bisa dikatakan hanya sekedar coba-coba saja, karena bude Ninel tidak memiliki keterampilan dalam bisnis warung makan, bude Ninel hanyalah seorang tukang penjual daging dipasar tiap harinya. Tahun 2010 bukde Ninel merantau dari pulau jawa menuju ke pekanbaru hanya untuk mengadu nasib, sampai dipekanbaru bukde Ninel tinggal di tempat yang seadanya, mengambil pekerjaan sebagai tukang cuci di setiap rumah-rumah ibu rumah tangga untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sebenarnya  bude Ninel memang senang ke dapur untuk memasak. Dari sanalah dia mulai untuk mencoba-coba, apalagi anak kuliah juga banyak yang kuliah di tempat bude Ninel tinggal dan bude juga punya anak keponakan yang kuliah dipekanbaru. Hampir setiap hari anak Kemenakan bude Ninel datang yang membawa temannya ke rumah bude Ninel, mereka masih kuliah. Ketika waktu makan siang datang, bude Ninel selalu menyediakan makan siang untuk dimakan oleh mereka, mereka menikmati makan siang tersebut, ketika mereka hendak pulang meninggal rumah bude Ninel, teman dari anak saudara bude Ninel yang mahasiswa merasa tertarik dengan masakan bukde, dia menyarankan kepada bude Ninel untuk membuka warung makan, bukde berterus terang kepada mereka: “ bukde tidak punya modal, tetapi kalau nduk punya tempat, bukde bisa usahakan untuk memcari modalnya”.
Tempat tersebut di carikan juga oleh mereka, dengan uang yang seadanya atau bisa dikatakan dengan modal nekat, bukde menyewa tempat yang akan di jadikan tempat usaha, 15 juta harga tempat tersebut di sewa selama satu tahun. Sebagai langkah awal bude Ninel  membayar dua juta setengah, dan itupun bude Ninel meminjam kepada pemilik tempat agar uang dua juta lima ratus tadi bisa dipinjam lima ratus kepadanya sebagai modal awal, dengan uang yang hanya lima ratus ribu rupiah bude Ninel bingung mau memulai dari mana, apa yang seharusnya dilakukan pertama kali? Karena untuk membuka warung makan harus menyediakan piring, gelas, sendok, meja, kursi dan alat-alat lainnya. Untuk itu bude Ninel memutuskan untuk mengembang terlebih dahulu uang tersebut agar bisa membuka warung makan yang sederhana.
Gorengan bude Ninel buka selama satu bulan sebagai langkah awal untuk mengembangkan uang tersebut, alhamdulillah uang lima ratus ribu rupiah yang seharusnya digunakan sebagai modal untuk membuka warung makan bertambah Jumlahnya, dengan uang yang telah dikembangkan, bude Ninel akhirnya memutuskan untuk membuka usaha warung makan dengan seadanya terlebih dahulu.
Modal yang paling penting dalam membuka usaha itu harus ada niat. Prinsip inilah yang menjadikan bude Ninel nekat untuk membuka usaha warung makan, apalagi hal ini didukung oleh keadaan yang baik. Dengan uang yang telah di kembangkan bude Ninel memulai jualan dengan memasak sedikit saja, memasak ayam goreng setengah kilo, telur hanya beberapa butir dan tidak lebih dari 15 butir, dan beras hanya satu kilogram saja. Dengan kegigihan dan kerja keras, usaha warung makan tersebut mulai berkembang dan telah memiliki omset yang cukup besar.
Tempat yang digunakan untuk usaha rumah makan sangatlah kecil, setelah dirasakan usahanya telah berkembang dan membutuhkan tempat yang lebih layak, maka ketika memasuki bulan ke enam bude Ninel pindah ke tempat yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Dan tempat ini tampa sengaja di dapatkan ketika ada seorang ibu yang datang berkunjung di warung makan nya, ibu tersebut menawarkan lahan kosong miliknya untuk di jadikan tempat bude Ninel mengembangkan usahanya .
Segalanya telah berubah, dahulu ketika baru membuka warung nasi bude Ninel harus banting tulang dan berusaha sendiri. Sekarang ketika usaha telah berkembang dan memiliki tempat yang besar, bude Ninel mengambil jasa karyawan sebanyak 14 orang, yang hampir sebagian besar adalah laki-laki dan mereka adalah mahasiswa yang sedang kuliah dikampus yang berada didekat sana. Bude Ninel menerapkan sikap disiplin besar kepada yang yang bekerja ditempatnya.

B.     Sikap Sebagai Seorang Bisnis.
Rintangan dan kegagalan adalah hal yang biasa dan wajar pagi pelaku bisnis dan usaha. Tetapi agar rintangan dan kegagalan yang datang bisa diminimalisir atau bahkan bisa di hilangkan, harus ada langkah-langkah antisipasi terhadap datangnya kegagalan dan rintangan tersebut. Didalam menjalani bisnisnya, bude Ninel belum pernah mengalami kegagalan dan masalah yang besar. Karena prinsip bude Ninel dalam berusaha dan berbisnis adalah selalu menjaga hati agar ikhlas dan jujur. Ketika keikhlasan dan kejujuran telah dijaga, yang namanya kegagalan dan rintangan akan selalu jauh dari pelakunya sendiri. Satu lagi prinsip yang sangat melekat pada diri bude Ninel adalah, ketika telah membuka usaha, harus betul – betul di spekulasi, diatur dengan baik. jangan ketika sudah mendapatkan keuntungan jadi sombong, hal – hal kecil harus diperhatikan, karena biasanya hal-hal kecil bisa membuat usaha kita bangkrut, dan hal itu sering dilupakan.
Menanggapi permasalahan dan kegagalan dalm bisnis dan usaha, ada beberapa tips yang diberikan bude ninel dalam mebuka usaha, tips yang diberikan  adalah :
a.       Usaha itu harus betul – betul diatur dengan baik.
b.      Jangan abaikan hal – hal kecil. Misalnya: mentang-mentang usaha sudah besar, usaha sering tidak diurus, uang keluar berantakan , ingat walaupun seribu hal tersebut biasnya yang sering menyebabkan gulung tikar atau bangkrut.
c.       Ramah kepada pelanggan, ciptakan suatu hal yang membekas pada pelanggan suatu hal yang positif.
d.      Sering berfikir atau evaluasi ada atau tidak hal yang bisa merusak citra atau menyinggung pelanggan.
Mayoritas pelanggan bude berasal dari mahasiswa, disini lah bude Ninel berfikir menyenangkan orang lain itu ibadah, serta ketika kita menyenangkan orang lain hasilnya tentu lebih memuaskan ketimbang kita menjadikan pelanggan kita hanya sebagai sumber penghasilan saja. Bude Ninel adalah seseorang yang ingin selalu dekat kepada orang lain, mungkin disinilah penilaian orang lain yang akhirnya berbuah hasil yang positif bagi bisnis bude Ninel. Seperti contoh: bude selalu berupaya menyapa pelanggan yang datang, kadang-kadang bude menawarkan agar pelanggan untuk menambah nasi atau sambalnya, karena kepuasan pelanggan adalah berkah bagi bisinis yang bude jalani.
Dalam upaya pengembangan bisnisnya kedepan, bude Ninel belum berpikir untuk membuka cabang, karena bude Ninel berpikir untuk membuka cabang membutuhkan pemikiran yang ekstra, ada sebuah kisah yang dijadikan bude Ninel sebagai batu loncatan untuk membuka cabang, yaitu: ketika itu, pemilik bakso malioboro yang sekarang bangkrut pernah main kesini, beliau curhat kepada bude, beliau mengatakan ketika beliau buka cabang, satu cabang saja masalah maka akan berdamapak terhadap cabang lainnya, hal inilah yang menyebakan usaha bakso malioboro saya bangkrut. Bude katakan inilah kesalahan bapak dalam melangkah, jangan ketika kita di kasih rezeki yang berlebih kita jadi rakus atau serakah, pandai – pandai untuk bersyukur terhadap apa yang telah di berikan Allah SWT, pikrkan secar detail dan mendalam ketiak kita melangkah kepada hal yang besar lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar